Archive for the 'oppie' Category
untuk perempuan yang berulang tahun hari ini :
bukan aku sengaja melupakannya
bukan pula aku berpura tak mengingatnya
jika aku tak memberimu setangkai bunga
juga tak ada kue dengan lilin nyala diatasnya
kau tahu, disini
aku sedang meratapi datang hari
yang menandai semakin sedikit waktu
yang tersisa buatku untuk ada bersamamu
kubawakan senja kepadamu :
kubawakan senja kepadamu
sebagai persembahan untukmu
sebenarnya tak ingin aku memujamu
hanya, aku [...]
tak ada sinyal
batere juga drop
sialan
aku tak bisa menghubungimu
aku terasing
disini
tak ada wartel
setiap kutanya orang-orang
“tak ada jaringan”, katanya
tapi tak apa-apa
mari bangkitkan kembali
romantisme lama
kita saling menulis surat
dan bertanya
“apakabar honey?”
Bagian I
Maret. Setangkai mawar merah di ulangtahunnya.
Opp. Setangkai mawar merah di bulan Maret. Sangat tidak biasa.
d. Bukankah kau selalu menyukai setiap kejutan yang kuberikan padamu?
Opp. Iya. Trims
Ia terus saja memandangku. Tak berkedip. Seakan tak ingin berpisah denganku.
Opp. Apakah kau akan meninggalkanku?
d. Tak perlu khawatir akan hal itu. Selama apapun kau mau, aku akan tetap menemanimu.
Opp. [...]
keriput dilelangit café ini menyiratkan, begitu lama kau aku menapaki perjalanan ini. begitu juga dengan rekahan yang tampak didindingnya. akankah mengisyaratkan akhir dari cerita ini? aku masih sering berlama tenggelam dalam keharuman kopi, sambil terus berusaha mengulang kembali memori tentangmu. tapi tak pernah bisa. ada tabir yang menyelimuti. seperti potret muram dalam pigura berdebu, di [...]
aku merindukan rambutmu
ikalnya, gerainya, ujungnya, baunya,
semuanya
ijinkan aku untuk memandangnya
dan membelainya
walau sebentar saja
aku takut tak akan pernah bisa
merindukannya lagi,
jika nanti
engkau ratu hatiku yang tersimpan di lubuk hatiku yang terdalam
dalam kepenuhan pikiranku, disana….ilahi yang tak dikenal. oh, dapatkah aku sungguh-sungguh mempercayai dongeng-dongeng si penyair, bahwa ketika seseorang melihat sebuah obyek cintanya, ia membayangkan bahwa ia sudah pernah melihatnya dahulu kala, bahwa semua cinta seperti halnya semua pengetahuan adalah kenangan semata, bahwa cinta pun mempunyai nubuat-nubuatnya [...]
“Kenapa kau selalu saja diam?”, tanyaku.
“Aku tidak ingin terlihat, tidak ingin menjadi
Pusat perhatian”, jawabmu.
“Bahkan, dengan kesunyianmu itu, kau tetap
Menjadi pusat dari segalanya!”, sahutku.
[06:25.50 pm 28.12.06]
kau berada dalam pelukanku, ketika
cobain bertanya padamu :
“dimana engkau tidur semalam, kasihku?”
kaupun menampilkan senyum wajahmu
hanya itu yang kau beri padaku
dan itu sudah terasa lebih buatku
aku mencintaimu tanpa tahu
apa sebenarnya yang kuharapkan darimu
12:28 am 12.09.08
cinta itu
adalah air susu
yang mengalir
dari payudara ibu
untuk bayinya
cinta itu
adalah merah
darah dari luka
seorang prajurit
di medan laga
cinta itu
adalah cahaya
rembulan purnama
ketika gelap datang
selimuti malam
cinta itu
adalah kerlip bintang
yang memandu
para nelayan
menemukan jalan pulang
cinta itu
adalah air mata
yang tertumpah
ketika kekasih
pergi dan kembali
cinta itu
adalah rasa
di dalam hati
antara kau dan aku
saat ini
/smg o1o4o4 17:36.4o
bonjour,,,
selamat pagi pacar kecilku
semalam kau tertidur, dan tidurmu begitu lelap. aku tak ingin membangunkanmu untuk sekedar mendengarku mengatakan,”aku menyayangimu, aku mencintaimu”. yang aku tahu, tanpa kukatakan itu, pun kamu sudah tahu. entah dari sikapku, dari tatapan mataku, dari gerak tubuhku, atau bahkan tanpa kusadari aku sudah mengucapkan itu [tanpa sengaja][mungkin!].
aku menyayangimu, kau pasti sudah [...]



