Beranda > neurosis > menunggu nanti

menunggu nanti

satu-satu kenangan
lalu mulai dilupakan
serupa dengan
lembar kalender yang ditanggalkan
dengan paksa
semua tercerabut dari akarnya
meninggalkan sejuta asa
dan juga peristiwa

aku, engkau, kita
terurai tak tentu rimba

Categories: neurosis Tag:, , , ,
  1. Juni 10, 2009 pukul 1:08 am | #1

    -Kenangan terindah dan terburukpun kadang perlu diingat lagi untuk diambil hikmahnya.
    -maju terus dengan artikel menarik dan bermanfat.
    -salam

  2. Juni 10, 2009 pukul 1:15 am | #2

    salam kembali mas,
    makasih atas apresiasinya…

    thank youuuuuuu

  3. Juni 10, 2009 pukul 4:31 am | #3

    misi selanjutnya:
    “menghapus ingatan” + [enter]

  4. Juni 10, 2009 pukul 9:08 pm | #4

    ctrl+alt+del,
    sarung,,,,

  1. Belum ada trackback.