sajak kecil #1

lebaran :
nyala lampion
anakanak bermain petak umpet dihalaman
takbir bersahutan
suara petasan
tak ada hujan
secuil bulan
ini malam lebaran
masih perlukah bermaafan?
nanti kembali lakukan kesalahan

biar kusematkan mawar itu dibibirmu :
biar kusematkan mawar itu dibibirmu
lalu kautiuplah sesukamu
biar menyebar wanginya
janganlah kau takut
sebab tak akan pernah habis wangi dari mawar itu
sebarkan, sebarkan
biar semua ikut merasakan
wangi

tahun baru :
tanggal
teronggok ditempat sampah
berganti
menempel didinding
bergambar langit hitam

rindu :
bapak tua menahan kantuk
kepulan asap mengusir nyamuk
udara berbau busuk
kota ini membuat rinduku amuk

sesekali :
akan kuajak kau keluar
biar tak selalu ada didalam ini kamar
berdua nikmati indah bunga
dan sejuk embun pagi
dan agar  tak pucat kulitmu
terkena matahari,
sesekali


  1. sajak kecil…
    sajak tentang masa kecil…
    tentang kerinduan, tangis, mimpi dan harapan. tentang hijaunya jalanan…
    temaramnya cahaya mentari…
    dahulu mentari tidak seterang ini, semua selalu teringat dalam suasana sejuk dan berembun.
    masa lalu…
    sajak kecil…
    dan penyair kecil. ^_^

  2. sajak kecil. tentang keinginan menjadi penyair besar…

  3. sarung…….

    tak kira jumpa disini…

    makasih sudah mampir…

  4. oalah…begitu ceritanya…la kenapa menahan diri untuk tak meninggalkan jejak?

  5. Sajak kecil… biar kecil tapi ’sajak piye’ gitu loh… ungkapan personifikasinya cukup kuat. Yok digenjot terus, prend.

  6. haturnuhun ki dhalang, yg disela2 kesibukannya masi nyempetin buat kunjung




Leave a Comment