Arsip

Arsip untuk November 27, 2008

sulang dan ngopi

November 27, 2008 dusone 3 komentar

Menikmati segelas kopi hitam sambil me’lelet’kan ampas kopi halus ke rokok sudah merupakan pemandangan yang lazim/ lumrah ditemui di warung-warung kopi di sekitar Sulang.

Sejak lama, anak-anak muda Sulang senang melakukan aktivitas berkumpul, yang untuk selanjutnya disebut nongkrong. Komunitas nongkrong ini, tidak hanya berasal dari satu generasi saja, tetapi lintas generasi. Ada yang merupakan teman di sekolah, teman sepermainan, ada juga guru dan muridnya. Dalam komunitas ini, semua atribut hilang, lebur. Semua sama, setara.

Kegiatan nongkrong ini menimbulkan gagasan dari ’seseorang’ yang berinisiatif untuk membuat sarana untuk tempat nongkrong yang lebih representatif, yaitu dengan mendirikan warung kopi.

Hal ini terjadi kira-kira di era 90-an, yang waktu itu lagi booming Play Station, rentalan VCD dan Piala Dunia (untuk mengetahui kapan dan siapa yang pertama kali mempopulerkan warung kopi, perlu diadakan riset lebih lanjut).

Dengan berdirinya warung kopi, aktivis nongkrong akhirnya mendapatkan tempat ‘berlabuh’ yang lebih baik dari pada sebelumnya yang (mungkin) hanya bergerombol di ujung-ujung jalan, atau bahkan di pos ronda.

Dilengkapi dengan fasilitas game PS, membuat aktivis nongkrong ini menjadi lebih betah untuk berlama-lama berada di warung kopi, meski hanya dengan ditemani segelas kopi. Kadang, aktivitas nongkrong juga di barengi dengan acara nonton bareng pertandingan sepakbola, yang diakses melalui layar televisi yang telah tersedia.

Pada perjalanannya, keberadaan warung kopi sempat juga mengalami pasang surut. Ada yang terpaksa tutup karena terjadi ’mis management’, atau karena si ‘owner’nya pindah domisili. Tetapi ada juga yang mengalami perkembangan setelah di’take over’ alias terjadi pergantian pengelolaan.

Dalam benak dan angan-angan saya, aktivitas ngopi ini bisa menjadi sarana untuk transfer teknologi, sarana untuk saling berbagi informasi dan pendapat. Entah itu mendukung atau bahkan meng’kritisi kondisi bangsa ini (dalam lingkup yang lebih khusus, keadaan Sulang).
Warung kopi menjadi tempat bertemunya para intelektual muda Sulang lulusan Yogya, Semarang atau kota lain, dan menularkan pengetahuannya kepada aktivis nongkrong yang tetap tinggal di Sulang, yang semua tetap bermuara pada satu hal, kemajuan Sulang itu sendiri.

Mungkin, 5-10 tahun ke depan, warung kopi di Sulang sudah dilengkapi dengan fasilitas hotspot, sehingga selain ngopi juga dapat dinikmati internet gratis. Mudah-mudahan….

03:03 pm
27Nop08
JPR

kata yang tidak seharusnya ada didalam kamus….

November 27, 2008 dusone 4 komentar

- Perpisahan, berpisah
entah, setiap kali saya harus berpisah dengan apapun, dengan kawan, dengan saudara, dengan kekasih, setelah sebelumnya bertemu, ada sesuatu dalam hati saya yang terasa menyesak. ya, saya takut untuk berpisah. berpisah dengan kawan, berpisah dengan kekasih, berpisah dengan saudara, dan berpisah dengan lingkungan. karena, rasanya seperti ada yang diambil dari diri saya secara paksa.

- Kehilangan, hilang
setelah dipaksa untuk berpisah, dalam diri saya akan merasakan kehilangan yang mendalam. saya lalu akan merasa kosong, sepi, sunyi, suwung, hampa

- Kematian, mati
bukan bermaksud untuk menentang dan mengingkari kodrat atau takdir yang telah digariskan, (hanya saja) alangkah indahnya apabila semua yang telah diciptakan hidup akan tetap hidup dan menikmati keindahan dunia atau ciptaan yang lain

03:11 pm
27Nop08
JPR

surat cinta buat kekasih

November 27, 2008 dusone Tinggalkan komentar

engkau ratu hatiku yang tersimpan di lubuk hatiku yang terdalam
dalam kepenuhan pikiranku, disana….ilahi yang tak dikenal. oh, dapatkah aku sungguh-sungguh mempercayai dongeng-dongeng si penyair, bahwa ketika seseorang melihat sebuah obyek cintanya, ia membayangkan bahwa ia sudah pernah melihatnya dahulu kala, bahwa semua cinta seperti halnya semua pengetahuan adalah kenangan semata, bahwa cinta pun mempunyai nubuat-nubuatnya di dalam diri pribadi…tampaknya  bagiku bahwa aku harus memiliki kecantikan dari semua gadis agar dapat menandingi kecantikanmu; bahwa aku harus mengelilingi dunia untuk menemukan tempat yang tidak kumiliki dan yang merupakan misteri terdalam dari keseluruhan keberadaanku yang mengarah ke depan, dan pada saat berikutnya engkau begitu dekat kepadaku, mengisi jiwaku dengan begitu dahsyat sehingga aku berubah bagi diriku sendiri, dan merasakan sungguh nikmat berada disini

(Soren Kierkegaard, 2 februari 1839)

Categories: manuskrip, oppie Tag:, ,