demi malam apabila gelap,
dan siang apabila terang
(al lail,1-2)
malam, menurut kamus besar bahasa indonesia,
adalah waktu setelah matahari terbenam,
hingga matahari terbit
“aku suka pada mereka yang berani hidup,
aku suka pada mereka yang masuk menemu malam”
tidak bisa dipungkiri, (waktu) malam banyak membantu para ‘penyendiri’
untuk dapat menemu, mengumpulkan inspirasi, lalu menuangkannya
untuk menjadi sebuah karya
mungkin pada (waktu) malam tiba, keadaan menjadi lebih tenang,
sunyi, santai, jika dibandingkan dengan keadaan pada waktu siang
mungkin pula, hal itu dikarenakan kebanyakan hiruk pikuk keramaian dunia
dimulai ketika malam berakhir, dan berakhir ketika malam tiba,
meski ada juga bagian lain dari dunia yang justru ‘bergerak’
ketika malam mulai datang. bagi dylan thomas “malam adalah segala yang bergerak”
(waktu) malam, terutama sepertiga bagian akhirnya, adalah saat-saat yang paling
utama untuk kita mendekatkan diri kepada sang penguasa alam semesta
mulai kelam
belum buntu malam
kami masih saja berjaga
—–thermopylae?—-
—–jagal tidak dikenal?—
tapi nanti,
sebelum siang membentang
kami sudah tenggelam
hilang……
(malam, chairil anwar)
>>180kt08





No Comments Yet